Batman Begins - Help Select

Rabu, 18 November 2015

Akibat dari adanya Urbanisasi



Urbanisasi adalah perpindahan penduduk dari desa ke kota, urbanisasi setiap tahunnya meningkat karena banyaknya desas desus yang ada dari kerabat/keluarga mereka yang ada di kota dan berkehidupan bagus, jadi tidak mengherankan mengapa pendatang dari desa yang ke kota semakin banyak, dan hal ini mempunya sisi positif dan negatif seperti:


Positif :-Pemasukan pajak daerah pada kota yang didatangi akan bertambah karena pertambahannya penduduk pada kota tersebut.

-Pembangunan infrastruktur semakin cepat karena APBD semakin bertambah

-Terjadinya pertukaran budaya yang tanpa disadari dari masyarakat desa ke masyarakat kota


Negatif : - Membludaknya sensus penduduk pada suatu kota

- Berkurangnya lapangan kerja karena semakin banyaknya manusia yang tinggal di kota tersebut

- Banyaknya pengamen/tunawisma pada suatu kota yang ditinggali karena kurangnya skill pada pendatang desa yang pergi ke kota


Tentu saja kasus Urbanisasi ini tidak bisa kita hindari karena sekarang adalah eranya sistem informasi, yang dimana walaupun di desa sekalipun kita tetap mendapatkan informasi, dan untuk mencegah kurangnya skill pada pendatang baru, pemerintah seharusnya mengadakan LSM pada masyarakat desa yang ingin berangkat ke kota, dan jika masyarakat desa sudah memiliki skill, berarti masyarakat tersebut sudah siap untuk bekerja dan tentu saja hal ini akan mengurangi kesenjangan sosial yang jauh yang mana terjadi saat ini di Kota-kota besar.

Kamis, 22 Oktober 2015

Masalah Sosial di Lingkungan RT

Di zaman globalisasi ini kasus sosial semakin banyak, mulai dari kasus yang bersifat global/universal sampai masalah di lingkungan kita: dengan semakin memburuknya sifat manusia karena sifat individualnya yang tinggi dan hanya mementingkan dirinya sendiri

contoh kasus Masalah Sosial yang terjadi di RT saya antara lain:

Jarangnya interaksi sosial :

Disaat diadakannya acara sosial seperti gotong royong yang wajib dilaksanakan hari sabtu/minggu pukul 7 pagi, warga yang berkumpul jarang sekali, mulai dari alasan karena sibuk sampai ketiduran,
walaupun sudah diadakan himbauan untuk berkumpul, tetap saja yang ikut gotong royong hanya beberapa orang, dan orangnya pun itu itu saja, ini menandakan di lingkungan RT saya kurangnya interaksi sosial antar tetangga karena sifat individualisme yang tinggi.

Solusi yang dilakuakan RT/RW:


  1. Sosialisasi betapa pentingnya gotong royong dan saling berinteraksi, mulai dari mendatangi 1-1 rumah tetangga dan dihimbaukan untuk datang pada acara yang diselenggarakan
  2. Menyediakan hadiah bagi yang mau berkumpul dan ikut bergotong royong pada waktu yang sudah di tentukan dan berbagai event lainnya
  3. Sering mengajak tetangga untuk ikut arisan baik untuk ibu-ibu maupun bapak-bapak