Batman Begins - Help Select

Rabu, 10 Juli 2019

Komputasi Paralel

Parallel Computing (Komputasi Paralel)

Komputasi paralel merupakan teknik melakukan komputasi secara bersamaan dengan memanfaatkan beberapa komputer yang berdiri sendiri dalam satu waktu. Fungsi ini diperlukan jika kapasitas yang diperlukan sangat besar, untuk mengolah data dalam jumlah besar seperti pada industri keuangan, bioinformatika atau proses komputasi yang besar.


Di dalam komputasi paralel memiliki istilah pemrograman paralel yaitu teknik pemrograman komputer yang memungkinkan eksekusi perintah atau operasi secara bersama-sama dalam waktu yang sama (komputasi paralel). Hal tersebut dapat dilakukan baik menggunakan komputer dengan satu atau banyak processor. Bila komputer yang digunakan secara bersamaan tersebut dilakukan oleh komputer-komputer terpisah yang terhubung dalam suatu jaringan komputer lebih sering istilah yang digunakan adalah sistem terdistribusi (distributed computing).


Beberapa orang yang dibidang sistem operasi beranggapan bahwa komputer tunggal tidak bisa melakukan beberapa pekerjaan sekaligus, melainkan proses penjadwalan yang berlakukan pada sistem operasi membuat komputer seperti mengerjakan tugas secara bersamaan. Sedangkan komputasi paralel menggunakan beberapa processor atau komputer. Komputasi paralel tidak menggunakan arsitektur Von Neumann.


Tujuan Komputasi Paralel


Mempersingkat waktu eksekusi program yang menggunakan komputasi serial adalah tujuan utama komputasi paralel. Alasan lain yang membuat suatu program menggunakan komputasi paralel antara lain:

Untuk permasalahan yang besar, terkadang sumber daya komputasi yang ada sekarang belum cukup mampu untuk mendukung penyelesaian terhadap permasalahan tersebut
Adanya sumber daya non-lokal yang dapat digunakan melalui jaringan atau internet
Penghematan biaya pengadaan perangkat keras, dengan menggunakan beberapa mesin yang murah sebagai alternatif penggunaan satu mesin yang bagus tapi mahal, walaupun menggunakan sebanyak n buah processor
Adanya keterbatasan kapasitas memori pada mesin untuk komputasi serial.








Hambatan Komputasi Paralel


Penggunaan komputasi paralel sebagai solusi untuk mempersingkat waktu yang dibutuhkan untuk eksekusi program mempunyai beberapa hambatan. Hambatan-hambatan tersebut antara lain adalah:


Hukum Amdahl: percepatan waktu eksekusi program dengan menggunakan komputasi paralel tidak akan pernah mencapai kesempurnaan karena selalu ada bagian program yang harus dieksekusi secara serial.


Hambatan yang diakibatkan karena beban jaringan: dalam eksekusi program secara paralel, prosesor yang berada di mesin yang berbeda memerlukan pengiriman dan penerimaan data (atau instruksi) melalui jaringan. Untuk program yang dibagi menjadi task-task yang sering membutuhkan sinkronisasi, network latency menjadi masalah utama. Permasalahan ini muncul karena ketika suatu task membutuhkan data dari task yang lain, state ini dikirimkan melalui jaringan di mana kecepatan transfer data kurang dari kecepatan prosesor yang mengeksekusi instruksi task. Hal ini menyebabkan task tersebut harus menunggu sampai data sampai terlebih dahulu, sebelum mengeksekusi instruksi selanjutnya. Jumlah waktu yang dibutuhkan untuk berkomunikasi melalui jaringan antar dua titik adalah jumlah dari startup time, per-hop time, dan per-word transfer time.


Hambatan yang terkait dengan beban waktu untuk inisiasi task, terminasi task, dan sinkronisasi.


Arsitektur Komputasi Paralel


Taksonomi Flynn membagi arsitektur komputer paralel dengan menggunakan sudut pandang instruksi dan data, sehingga terdapat empat jenis arsitektur komputer paralel:


1. SISD (Single Instruction, Single Data): hanya ada satu prosesor dan satu aliran masukan data (memori) sehingga hanya ada satu task yang dapat dieksekusi pada suatu waktu. Arsitektur von Neumann termasuk dalam jenis ini



2. SIMD (Single Instruction, Multiple Data): eksekusi sebuah instruksi akan dilakukan secara bersamaan oleh beberapa prosesor, di mana suatu prosesor dapat menggunakan data yang berbeda dengan prosesor lain. Karakteristik lain dari arsitektur ini adalah alur eksekusi instruksi yang deterministik (state dari instruksi dan data pada suatu waktu dapat dengan mudah diketahui). Arsitektur ini untuk program yang dapat dibagi menjadi task-task yang mempunyai derajat keteraturan yang tinggi, misalnya sistem pengolah grafik


3. MISD (Multiple Instruction, Single Data): berbagai instruksi akan dieksekusi secara bersamaan oleh beberapa prosesor dengan data yang sama. Arsitektur ini kurang populer karena hanya sedikit permasalahan yang membutuhkan solusi dengan menggunakan karakteristik arsitektur ini.


4. MIMD (Multiple Instruction, Multiple Data): berbagai instruksi dapat dieksekusi oleh beberapa prosesor di mana masing-masing prosesor dapat menggunakan data yang berbeda. Eksekusi instruksi pada arsitektur ini dapat dilakukan secara sinkron (pada suatu rentang waktu, jumlah instruksi yang dieksekusi oleh semua prosesor adalah sama) maupun asinkron, deterministik maupun non-deterministik.


Arsitektur Memori pada Komputasi Paralel


Pada umumnya, ada dua buah arsitektur memori pada komputer paralel, yaitu shared memory dan distributed memory


Shared Memory: arsitektur ini menyediakan global addressing sehingga berbagai prosesor mempunyai cara pengaksesan memori yang seragam. Setiap perubahan pada suatu lokasi memori oleh suatu prosesor akan selalu terlihat oleh prosesor lain. Kelebihan dari arsitektur ini antara lain adalah pengaksesan memori yang user friendly dan performansi yang baik dalam penggunaan data bersama antar task. Sedangkan kekurangannya antara lain adalah kurangnya skalabilitas ketika terjadi penambahan prosesor, di mana akan terjadi peningkatan traffic antara prosesor ke shared memory dan antara cache coherent system dengan memori sebenarnya.


Berdasarkan frekuensi akses, ada dua jenis shared memory:

Uniform Memory Access (UMA): setiap prosesor memiliki hak pengaksesan yang seragam dengan prosesor lain
Non Uniform Memory Access (NUMA): tidak semua prosesor memiliki hak yang sama dalam mengakses memori




Distributed Memory: arsitektur ini mempunyai karakteristik di mana setiap prosesor memiliki memorinya masing-masing, sehingga eksekusi instruksi dapat berjalan secara independen antara satu prosesor dengan yang lain. Processor akan menggunakan jaringan ketika membutuhkan akses ke memori non lokal. Akses ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis program. Kelebihan dari arsitektur ini adalah terjaganya skalabilitas ketika terjadi penambahan prosesor. Sedangkan kekurangannya adalah penulis program harus berurusan dengan detail komunikasi data antara prosesor dan memori non lokal.


Referensi:
http://www.academia.edu/24318259/Implementasi_Komputasi_Paralel_Dalam_Dunia_Bisnis
https://www.scribd.com/document/197260195/Komputasi-Pararel-landasan-teori



#ANDIYOGASWARA
#PENGANTARPARALLELCOMPUTATION
#4IA19
#PENGANTARKOMPUTASIMODERN

Jumat, 24 Mei 2019

Quantum Computation

#ANDIYOGASWARA
#PENGANTARQUANTUMCOMPUTATION
#4IA19
#PENGANTARKOMPUTASIMODERN





Quantum Computation atau komputer kuantum adalah sebuah alat untuk perhitungan, dimana perhitungan ini menggunakan langsung fenomena kuantum mekanik dan perhitungan ini seperti superposisi dan belitan untuk melakukan operasi pada data. Kuantum komputer berbeda dari komputer tradisional yang didasarkan pada transistor. Perbedaan komputer kuantum dengan komputer klasik adalah pada sebuah komputer klasik memiliki memori terdiri dari bit, dimana tiap bitmewakili salah satu atau nol. Sedangkan sebuah komputer kuantum mempertahankan urutan qubit.Sebuah qubit tunggal dapat mewakili satu, nol, atau, krusial. Prinsip dasar komputer kuantum adalah bahwa sifat kuantum dari partikel dapat digunakan untuk mewakili data dan struktur data, dan bahwa mekanika kuantum dapat digunakan untuk melakukan operasi dengan data ini. Dalam hal ini untuk mengembangkan komputer dengan sistem kuantum diperlukan suatu logika baru yang sesuai dengan prinsip kuantum.
Ide mengenai komputer kuantum ini berasal dari beberapa fisikawan antara lain Charles H. Bennett dari IBM, Paul A. Benioff dari Argonne National Laboratory, Illinois, David Deutsch dari University of Oxford, dan Richard P. Feynman dari California Institute of Technology (Caltech). Pada awalnya Feynman mengemukakan idenya mengenai sistem kuantum yang juga dapat melakukan proses penghitungan. Fenyman juga mengemukakan bahwa sistem ini bisa menjadi simulator bagi percobaan fisika kuantum. Selanjutnya para ilmuwan mulai melakukan riset mengenai sistem kuantum tersebut, mereka juga berusaha untuk menemukan logika yang sesuai dengan sistem tersebut. Sampai saat ini telah dikemukaan dua algoritma baru yang bisa digunakan dalam sistem kuantum yaitu algoritma shor dan algoritma grover.
Walaupun komputer kuantum masih dalam pengembangan, telah dilakukan eksperimen dimana operasi komputasi kuantum dilakukan atas sejumlah kecil Qubit. Riset baik secara teoretis maupun praktik terus berlanjut dalam laju yang cepat, dan banyak pemerintah nasional dan agensi pendanaan militer mendukung riset komputer kuantum untuk pengembangannya baik untuk keperluan rakyat maupun masalah keamanan nasional seperti kriptoanalisis.
Telah dipercaya dengan sangat luas, bahwa apabila komputer kuantum dalam skala besar dapat dibuat, maka komputer tersebut dapat menyelesaikan sejumlah masalah lebih cepat daripada komputer biasa. Komputer kuantum berbeda dengan komputer DNA dan komputer klasik berbasis transistor, walaupun mungkin komputer jenis tersebut menggunakan prinsip kuantum mekanik. Sejumlah arsitektur komputasi seperti komputer optik walaupun menggunakan superposisi klasik dari gelombang elektromagnetik, namun tanpa sejumlah sumber kuantum mekanik yang spesifik sepertiketerkaitan, maka tak dapat berpotensi memiliki kecepatan komputasi sebagaimana yang dimiliki oleh komputer kuantum.


B. Entanglement







Para ahli fisika dari University of Maryland telah satu langkah lebih dekat ke komputer kuantum dengan mendemonstrasikan eksistensi entanglement antara dua gurdi kuantum, masing-masing diciptakan dengan tipe sirkuit padat yang dikenal sebagai persimpangan Josephson.
Dipublikasikan dalam jurnal Science edisi pekan ini, hasil ini menunjukkan kemajuan terbaru dalam upaya ilmiah menerapkan sifat fisika kuantum pada pembuatan komputer yang jauh lebih bagus dibanding superkomputer yang ada saat ini.
Tim fisikawan yang dipimpin oleh profesor Fred Wellstood dari Center for Superconductivity
Research (pusat penelitian milik Jurusan Fisika University of Maryland) mengatakan penemuan mereka adalah yang pertama mengindikasikan keberhasilan penciptaan entanglement antara qubit persimpangan Josephson. Entanglement adalah efek mekanik kuantum yang mengaburkan jarak antara partikel individual sehingga sulit menggambarkan partikel tersebut terpisah meski Anda berusaha memindahkan mereka.
Jadi apa itu Entanglement ? Entanglement adalah esensi komputasi kuantum karena ini adalah jalinan kualitas yang berhubungan dengan lebih banyak informasi dalam bit kuantum dibanding dengan bit komputing klasik,” demikian Andrew Berkley, salah satu peneliti. Temuan terbaru ini mendekatkan jalan menuju komputer kuantum dan mengindikasikan bahwa persimpangan Josephson pada akhirnya dapat digunakan untuk membangun komputer supercanggih.

C. Pengopeasian data qubit

Ilmu informasi quantum dimulai dengan menggeneralisir sumberdaya fundamental informasi klasik—bit—menjadi bit quantum, atau qubit. Sebagaimana bit merupakan objek ideal yang diabstraksi dari prinsip-prinsip fisika klasik, qubit adalah objek quantum ideal yang diabstraksi dari prinsip-prinsip mekanika quantum. Bit bisa direpresentasikan dengan kawasan-magnetik pada cakram, voltase pada sirkuit, atau tanda grafit yang dibuat pensil pada kertas. Pemfungsian status-status fisikal klasik ini sebagai bit tidak bergantung pada detil bagaimana mereka direalisasikan. Demikian halnya, atribut-atribut qubit adalah independen dari representasi fisikal spesifik sebagai pusingan nukleus atom atau, katakanlah, polarisasi photon cahaya.
Bit digambarkan oleh statusnya, 0 atau 1. Begitu pula, qubit digambarkan oleh status quantumnya. Dua status quantum potensial untuk qubit ekuivalen dengan 0 dan 1 bit klasik. Namun dalam mekanika quantum, objek apapun yang memiliki dua status berbeda pasti memiliki rangkaian status potensial lain, disebut superposisi, yang menjerat kedua status hingga derajat bermacam-macam. Status-status qubit yang diperkenankan persisnya merupakan semua status yang harus bisa dicapai, secara prinsip, oleh bit klasik yang ditransplantasikan ke dalam dunia quantum. Status-status qubit ekuivalen dengan titik-titik di permukaan bola, di mana 0 dan 1 sebagai kutub selatan dan utara [lihat boks di bawah]. Kontinum status antara 0 dan 1 membantu perkembangan banyak atribut luar biasa informasi quantum.







D. Quantum Gates


Dalam kuantum komputer dan khususnya model rangkaian kuantum perhitungan, sebuah quantum gates atau quantum logic gates adalah dasar kuantum sirkuit operasi pada sejumlah kecil qubit.Mereka adalah blok bangunan sirkuit kuantum, seperti logic gates klasik untuk sirkuit digitalkonvensional.


E. Algoritma Shor


Algoritma Shor adalah contoh lanjutan paradigma dasar (berapa banyak waktu komputasi diperlukan untuk menemukan faktor bilangan bulat n-bit?), tapi algoritma ini tampak terisolir dari kebanyakan temuan lain ilmu informasi quantum. Sekilas, itu cuma seperti trik pemrograman cerdik dengan signifikansi fundamental yang kecil. Penampilan tersebut menipu; para periset telah menunjukkan bahwa algoritma Shor bisa ditafsirkan sebagai contoh prosedur untuk menetapkan level energi sistem quantum, sebuah proses yang fundamental. Seiring waktu berjalan dan kita mengisi lebih banyak pada peta, semestinya kian mudah memahami prinsip-prinsip yang mendasari algortima Shor dan algoritma quantum lainnya dan, kita harap, mengembangkan algoritma baru.


Sumber :

Jumat, 12 April 2019

STREAMING MENGGUNAKAN APLIKASI VLC




VLC Media Player adalah Multimedia Player yang bisa digunakan untuk berbagai format audio dan video juga DVD, VCD, dan berbagai macam protokol streamingtanpa menggunakan Codec atau Program Eksternal.

VLC Media Player bisa memainkan MPEG-1, MPEG-2, dan MPEG-4/DivX dari harddisk, sebuah drive CD-ROM, UDP/RTP Unicast, UDP/RTP Multicast, HTTP, RTSP, MMS, dan lain-lain.

Keunggulan dari VLC yaitu kamu bisa menonton streaming youtube, streamingTV online, konversi format multimedia, hingga download video. Kesimpulannya adalah VLC Media Player cocok untuk kamu yang sering memutar file video atau musik di komputer atau laptop kamu.


Baiklah sekarang kita sudah mengenal apa itu VLC kan, maka kita akan memulai bagaimana caranya kita akan streaming di VLC menggunakan mobile maupun laptop, berikut caranya

bahan yang harus di persiapkan :
1. VLC Media Player
Jika kalian belum mempunyai aplikasi VLC kalian dapat mendownloadnya disini
2.VLC Android
VLC versi mobile dapaat kalian temukan di playstore



3. Selanjutnya perangkat mobile dan laptop harus terkoneksi pada jaringan yang sama menggunakan jaringan hotspot ataupun wifi

setelah itu kalian harus menginstall aplikasi yang sudah kalian download di link sebelumnya dengan cara mencari aplikasi vlc.exe lalu klik kanan dan pilih run as administrator

setelah membuka file maka akan terlihat tampilan seperti berikut ini


pilih bahasa sesuai kebutuhan/keinginan masing-masing dengan mengklik salah satu tombol panah kebawah atau dropdown




Selanjutnya muncul wizard windows tentang pengaturan pada VLC disini kita next saja



Lalu pada windows wizard ini bisa kalian centang jika ada checkbox yang mengharuskan kalian menyetujui segala syarat dan lisensi milik VLC lalu klik next


Wizard windows selanjutnya menampilkan tentang custom aplikasi pada VLC dimana kita bisa mengatur vlc sebagai shortcut pada start menu dll kemudian next.


tahapan berikut merupakan tahapan dimana software VLC akan di simpan saya sendiri di LocalDisk C:/ setelah mengatur tempat penyimpanan kemudian klik install


tunggu higga proses installasi selesai...





Installasi Selesai Sekarang VLC sudah ada di Komputer kalian, kemudian bisa langsung jalankan dengan Ceklis Run/Jalankan kemudian selesai


setelah instalasi VLC telah selesai kemudian koneksikan perangkat ke wifi/jaringan terlebih dahulu seperti gambar berikut ini



setelah menghubungkan ke jaringan buka software/aplikasi VLC nya.. kemudian ikuti langkah seperti gambar di bawah ini.. klik media -> kemudian Stream


setelah klik stream maka akan muncul gambar seperti di bawah ini


Klik add pada tampilan Open Media pada VLC seperti gambar panah di atas


maka akan diminta untuk memilih file/video yang akan di streaming kan.. pilih salah satu dan kemudian open


video yang telah di pilih tadi akan masuk ke dalam list streaming.. kemudian klik next seperti pada gambar panah di atas


pada gambar di atas untuk memastikan bahwa lokasi file yang di upload benar . .. next saja..


pada tampilan berikt ini merupakan pemilihan media berbagi streaming melalui HTTP .. dengan klik dropdown atau arah panah pada keyboard kemudian klik add


gambar di atas menunjukkan untuk port yang nantinya untuk HTTP .. pada kali ini port yang digunakan adalah 8080 setelah itu next



langkah berikutnya pemilihan format untuk streaming yg akan dibuat.. secara default akan menampilkan format MP4 ... next aja


setelah ini maka tahapan stream telah selesai ceklis pada stream all kemudian klik stream di bawah pojok kanan..


kemudian setelah berhasil melakukan konfigurasi stream.. cek ip terlebih dahulu pada komputer/perangkat yang menyediakan layanan stream.. 


Selanjutnya kita akan mengecek IP kita dengan masuk ke CMD lalu ketikkan ipconfig lalu masukkan ip kita tersebut ke stream pada mobile kita 


ketik pada url halaman browser ip yang telah di cek pada perangkat dan juga port yang telah di konfigurasi dengan kasus ini adalah http://192.168.56.1:8080/ pada browser mozilla firefox akan di tampilkan download file.. tetapi jika menggunakan chrome maka biasanya akan terdownload secara otomatis..
langkah pada perangkat PC/laptop telah berhasil... sekarang tinggal mencoba di perangkat android..




buka aplikasi VLC yang telah di download dari playstore kemudian klik pada sidebar menu pada aplikasi VLC lalu pilih stream sidebar seperti yang ada pada gambar berikut ini






setelah memilih menu pada sidebar stream maka akan muncul seperti tampilan berikut ini




masukkan IP pada kolom input sesuai IP dan konfigurasi Port pada perangkat PC kemudian klik icon next yang ada pada sebelah kanan






Streaming video berhasil

Selasa, 09 April 2019

Pengantar Komputasi Cloud


#AndiYogaswara
#4IA19
#PengantarKomputasiCloud
#VirtualisasiPendahuluan


Komputasi awan (bahasa Inggris: cloud computing) adalah gabungan pemanfaatan teknologi komputer ('komputasi') dan pengembangan berbasis Internet ('awan'). Awan (cloud) adalah metafora dari internet, sebagaimana awan yang sering digambarkan di diagram jaringan komputer. Sebagaimana awan dalam diagram jaringan komputer tersebut, awan (cloud)dalam Cloud Computing juga merupakan abstraksi dari infrastruktur kompleks yang disembunyikannya. Ia adalah suatu metoda komputasi di mana kapabilitas terkait teknologi informasi disajikan sebagai suatu layanan (as a service),[2] sehingga pengguna dapat mengaksesnya lewat Internet ("di dalam awan"), tanpa mengetahui apa yang ada didalamnya, ahli dengannya, atau memiliki kendali terhadap infrastruktur teknologi yang membantunya.[4] Menurut sebuah makalah tahun 2008 yang dipublikasi IEEE Internet Computing "Cloud Computing adalah suatu paradigma di mana informasi secara permanen tersimpan di server di internet dan tersimpan secara sementara di komputer pengguna (client) termasuk di dalamnya adalah desktop, komputer tablet, notebook, komputer tembok, handheld, sensor-sensor, monitor dan lain-lain."[5]

Komputasi awan adalah suatu konsep umum yang mencakup SaaS, Web 2.0, dan tren teknologi terbaru lain yang dikenal luas, dengan tema umum berupa ketergantungan terhadap Internet untuk memberikan kebutuhan komputasi pengguna. Sebagai contoh, Google Apps menyediakan aplikasi bisnis umum secara daring yang diakses melalui suatu penjelajah web dengan perangkat lunak dan data yang tersimpan di server. Komputasi awan saat ini merupakan trend teknologi terbaru, dan contoh bentuk pengembangan dari teknologi Cloud Computing ini adalah iCloud

Sejarah Komputasi Awan

Pada tahun 50-an, Cloud Computing memiliki konsep yang mendasar. Ketika komputer mainframe yang tersedia dalam skala yang besar dalam dunia pendidikan dan perusahaan dapat diakses melalui komputer terminal disebut dengan Terminal Statis. Terminal tersebut hanya dapat digunakan untuk melakukan komunikasi tetapi tidak memiliki kapasitas pemrosesan internal. Agar penggunaan mainframe yang relatif mahal menjadi efisien maka mengembangkan akses fisik komputer dari pembagian kinerja CPU. Hal ini dapat menghilangkan periode tidak aktif pada mainframae, memungkinkan untuk kembali pada investasi. Hinga pertengahan tahun 70-an dikenal dengan RJE remote proses Entry Home Job yang berkaitan besar dengan IBM dan DEC Mainframe.

Tahun 60-an, John McCarthy berpendapat bahwa “Perhitungan suatu hari nanti dapat diatur sebagai utilitas publik.” Di buku Douglas Parkhill, The Challenge of the Computer Utility menunjukkan perbandingan idustri listrik dan penggunaan pada listrik di masyarakat umum dan pemerintahan dalam penyediaan cloud computing. Ketika Ilmuan Herb Grosch mendalilkan bahwa seluruh dunia akan beroperasi pada terminal bodah didukung oleh sekitar 15 pusat data yang besar. Karena komputer ini sangat canggih, banyak perusahaan dan entitas lain menyediakan sendiri kemampuan komputasi melalui berbagai waktu danbeberapa organisasi, seperti GE GEISCO, Anak perusahaan IBM Biro Corporation, Tymshare, CSS Nasional, Data Dial, Bolt, dan Beranek and Newman.

Tahun 90-an, perusahaan telekomunikasi mulai menawarkan VPN layanan jaringan pribadi dengan kualitas sebanding pelayanannya, tapi dengan biaya yang lebih rendah. Karena merasa cocok dengan hal tersebut untuk menyeimbangkan penggunaan server, mereka dapat menggunakan bandwidth jaringan secara keseluruhan. Lalu menggunakan simbol awan sebagai penunjuk titik demarkasi antara penyedia dan pengguna yang saling bertanggung jawab. Cloud computing memperluas batas iniuntuk menutup server serta infrastruktur jaringan.

Sejak Tahun 2000, Amazon sebagai peran penting dalam semua pengembangan cloud computing dengan memodernisasi pusat data, seperti jaringan komputer yang menggunakan sesedikit 10% dari kapasitas mereka pada satu waktu. Setelah menemukan asitektur awan baru, mengalami peningkatan efisiensi internal sedikit bergerak capat “Tim Dua-Pizza”(Tim kecil untuk memberi makan dengan dua pizza) dapat menambahkan fitur baru dengan cepat dan lebih mudah. Kemudian Amazon mulai mengembangkan produk baru sebagai penyedia cloud computing untuk pelanggan eksternalm dan meluncurkan Amzaon Web Service (AWS) tahun 2006.

Awal tahun 2008, Eucalypus menjadi yang pertama open source, AWS API Platform yang kompatibel menyebarkan awan swasta. Open Nebula ditingkatkan dalam proyek Eropa Reservoir Komisi yang sudah didanai. Pada tahun yang sama, agar difokuskan pada penyediaan jaminan kualitas layanan (seperti yang dipersyaratkan oleh aplikasi interaktif real-time) untuk infrastruktur berbasis cloud dalam rangka IRMOS Eropa Proyek yang didanai Komisi. Pertengahan 2008, Gartner melihat kesempatan untuk membentuk hubungan antara konsumen layanan TI, mereka menggunakan layanan TI dan menjualnya. Dan mengamati bahwa “Organisasi layanan TI yang beralih dari perangkat keras milik perusahaan dan aset perangkat lunak untuk digunakan layanan berbasis model sehingga pergeseran diproyeksikan untuk komputasi.....akan menghasilkan pertumbuhan dramatis dalam produk IT di beberapadaerahdan pengurangan yang signifikan di daerah lain.”.

Tanggal 1 Maret 2011,IBM mengumumkan SmartCloud kerangka IBM Smarter Planet untuk mendukung. Di antara berbagai komponen dasar Smarter Computing, cloud computing adalah bagian yang paling penting.

Cara Kerja Komputasi Cloud


Dasar-dasar Komputasi Cloud

Baik Anda menjalankan aplikasi yang membagikan foto dengan jutaan pengguna ponsel atau Anda menjalankan operasi penting bagi bisnis Anda, platform layanan cloud menyediakan akses cepat ke sumber daya IT yang fleksibel dan berbiaya rendah. Dengan komputasi cloud, Anda tidak perlu melakukan investasi awal yang besar untuk perangkat keras dan menghabiskan banyak waktu untuk mengelola perangkat keras tersebut. Dengan begitu, Anda dapat menyediakan jenis dan ukuran sumber daya komputasi tepat yang Anda butuhkan untuk mendukung ide cemerlang terbaru Anda atau mengoperasikan departemen IT Anda. Anda dapat mengakses sumber daya sebanyak yang Anda butuhkan, saat itu juga, dan hanya membayar atas apa yang Anda gunakan.

Bagaimana Cara Kerja Komputasi Cloud?

Komputasi cloud menyediakan cara sederhana untuk mengakses server, penyimpanan, database, dan serangkaian layanan aplikasi yang luas melalui Internet. Platform layanan Cloud seperti Amazon Web Services memiliki dan memelihara perangkat keras yang terhubung dengan jaringan yang dibutuhkan untuk layanan aplikasi ini, sementara Anda menyediakan dan menggunakan apa yang Anda butuhkan melalui aplikasi web.

Keuntungan Komputasi Cloud


Enam Keuntungan dan Manfaat Komputasi Cloud



Biaya modal usaha untuk biaya variabel


Daripada harus banyak berinvestasi dalam pusat data dan server sebelum tahu cara menggunakannya, Anda bisa membayar hanya saat Anda mengkonsumsi sumber daya komputasi, dan hanya membayar seberapa banyak yang Anda konsumsi.



Manfaat dari skala ekonomi masif


Dengan menggunakan komputasi cloud, Anda bisa mendapatkan biaya variabel lebih rendah daripada yang bisa Anda dapatkan sendiri. Karena penggunaan ratusan ribu pelanggan dikumpulkan di cloud, penyedia layanan seperti Amazon Web Services dapat mencapai skala ekonomi yang lebih tinggi, berujung pada harga sesuai penggunaan, dengan biaya pembayaran yang lebih rendah.




Berhenti menebak-nebak kapasitas


Tak perlu menebak kebutuhan kapasitas infrastruktur Anda. Jika Anda membuat keputusan kapasitas sebelum menerapkan aplikasi, seringkali sumber daya menjadi tidak efektif dan berbiaya tinggi, atau Anda menjumpai masalah dengan keterbatasan kapasitas. Dengan komputasi cloud, berbagai masalah ini akan hilang. Anda dapat mengakses sebanyak atau sesedikit yang dibutuhkan, dan meningkatkan atau menurunkan kapasitas seperlunya hanya dengan pemberitahuan beberapa menit sebelumnya.




Meningkatkan kecepatan dan fleksibilitas


Dalam lingkungan komputasi cloud, sumber daya IT baru hanya tinggal diklik saja, mengurangi waktu Anda untuk menyediakan sumber daya bagi pengembang Anda, dari yang tadinya memerlukan waktu berminggu-minggu menjadi htungan menit. Hal ini sangat meningkatkan fleksibilitas bagi organisasi, karena biaya dan waktu yang dibutuhkan untuk bereksperimen dan berkembang akan berkurang jauh.




Berhenti menghambur-hamburkan uang untuk menjalankan dan memelihara pusat data


Fokus pada proyek yang membedakan bisnis Anda, bukan pada infrastruktur. Komputasi cloud memungkinkan Anda berfokus pada pelanggan, bukan pekerjaan berat seperti menempatkan, menumpuk, dan mengurus server.




Merambah global dalam hitungan menit


Menerapkan aplikasi Anda dengan mudah di beberapa wilayah di seluruh dunia, hanya dengan beberapa klik. Ini berarti Anda dapat memberikan latensi yang lebih rendah dan pengalaman yang lebih baik bagi pelanggan Anda dengan mudah dan dengan biaya minimal.

Virtualisasi



virtualisasi adalah salah satu elemen yang membuat komputasi awan.

Virtualisasi dan komputasi awan adalah konsep samar-samar bagi banyak organisasi dan dua istilah IT ini diganti untuk satu sama lain. Bersama, mereka menunjukkan sebuah era baru di mana perusahaan diberikan kebebasan untuk menjalankan aplikasi mereka tanpa harus melakukan fungsi IT non-strategis seperti patch, update dan backup. As we know, virtualisasi bertindak sebagai dasar untuk komputasi awan dan membantu memberikan nilai komputasi awan. dengan virtualisasi, kita dapat membuat mesin virtual, skala mesin virtual up / down melalui proses manual dengan gangguan layanan dll. Umumnya dilakukan dengan membagi satu bagian dari perangkat keras ke dalam dua atau lebih segmen. Setiap segmen memiliki lingkungan yang independennya sendiri.

komputasi awan diakses melalui internet. komputasi awan dapat memanfaatkan virtualisasi tetapi juga dapat terjadi tanpa virtualisasi. OS tertentu (sistem operasi), sistem hardware dan bahkan cluster aplikasi memberikan layanan cloud. Cloud computing adalah apa-apa tetapi pengiriman sumber daya komputasi, Data dan sumber daya penyimpanan sebagai layanan kepada pengguna akhir melalui jaringan.

Perbedaan utama adalah bahwa, dalam virtualisasi Anda mencari manajemen internal hardware dan komputasi awan, layanan sudah diurus oleh penyedia jaringan area luas.

Ada beberapa komponen yang digunakan untuk membangun infrastruktur cloud. Komputasi awan memungkinkan virtualisasi mesin independen dari lokasi fisik. Pada lapisan terendah, ada komponen hardware seperti server, penyimpanan dan jaringan komponen. Hal ini dapat digambarkan sebagai layanan di mana virtualisasi adalah bagian dari infrastruktur fisik. Semua konsep atau operasi yang berlaku pada mesin tunggal berlaku untuk mesin virtual dikerahkan di awan. Dalam komputasi awan, layanan diri adalah konsep penting untuk memberikan ketersediaan untuk setiap pengguna setiap saat, yang merupakan layanan apa adalah semua tentang. Semua sumber daya yang lebih umum dianggap fana-spin itu, Gunakan; menghapusnya saat Anda selesai. Virtualisasi masih memperlakukan kasus, volume dan jaringan sebagai elemen independen untuk virtualisasi. Cloud computing memperlakukan mereka semua sebagai sumber bersatu dan perkakas yang terkait dengan komputasi awan menggunakan ini untuk membuat berputar dan mencatat sumber daya yang lebih efisien dan mudah.

Virtualisasi adalah proses yang sederhana di mana perangkat lunak yang digunakan untuk mensimulasikan hardware. Hal ini dapat eksis tanpa awan. Tapi komputasi awan tidak bisa ada tanpa virtualisasi. Cloud computing memungkinkan perusahaan untuk menyimpan dan mengakses aplikasi dan data pada server virtual, bukan di fisik. Cloud computing berkembang dari konsep komputasi utilitas dan dapat dianggap sebagai banyak komputer berpura-pura menjadi salah satu lingkungan komputasi. Banyak organisasi telah dikerahkan virtualisasi dengan menciptakan server virtual di atas jaringan, penyimpanan dan keamanan tumpukan. Tetapi dengan komputasi awan pribadi, Anda harus berpikir tentang merancang teknologi tersebut dalam hubungannya dengan satu sama lain.

Keuntungan dari virtualisasi selama komputasi awan:

Mari kita mulai dengan manfaat inti dari virtualisasi yang diterapkan pada ranah komputasi awan.



Keuntungan virtualisasi

Image1: Keuntungan virtualisasi
Virtualisasi pada Skala Kecil: Anda dapat membeli dan memelihara server yang lebih sedikit dengan virtualisasi yang membuat lebih baik menggunakan kapasitas yang tersedia server dari server non virtual. Setiap mesin virtual menjalankan sistem operasi dan bisnis sendiri aplikasi kebutuhan perusahaan Anda.
Meningkatkan Penggunaan daya Efektivitas: menggunakan virtualisasi, akan ada penggunaan tinggi dari perangkat keras dan meningkatkan penggunaan daya. Seperti ada peningkatan penggunaan daya, itu mengarah ke efisiensi infrastruktur fisik.
Kurang redundansi: Virtualisasi mengandung tingkat tinggi pusat data, sehingga pada akhirnya akan memiliki toleransi kesalahan yang tinggi. Jadi akan ada ruang lingkup kurang redundansi.
Jumlah tinggi Kerja: Virtualisasi memiliki manfaat lebih dalam teknologi tradisional seperti database relasional besar, jaringan area lokal virtual dan jaringan area penyimpanan.
Ketersediaan tinggi: Virtualisasi berkurang downtime selama masa pemeliharaan yang berarti, perubahan dapat dilakukan untuk satu server tanpa mempengaruhi lainnya dan pemeliharaan dapat dilakukan tanpa mempengaruhi bisnis dan menyebabkan gangguan.
Pribadi: persyaratan keamanan untuk organisasi dapat disediakan oleh mesin virtual dengan mereplikasi tingkat yang diperlukan dari sumber daya atau perangkat privasi yang datang dengan perangkat kabel keras.

Keuntungan dari komputasi awan:

Cloud computing memberikan banyak manfaat baik kepada pengguna akhir dan bisnis dari semua ukuran. Ini mengatur kantor virtual yang menyediakan fleksibilitas untuk menghubungkan bisnis Anda di mana saja, setiap saat. Berikut ini adalah manfaat untuk bergerak bisnis Anda ke awan:



Keuntungan dari komputasi awan

Image2: Keuntungan dari komputasi awan
Penghematan biaya: awan tersedia dengan biaya rendah dari teknologi tradisional. Ini adalah metode yang paling efisien biaya untuk menggunakan, mempertahankan dan meningkatkan. Hal ini dapat menurunkan biaya IT perusahaan. Dengan menggunakan teknologi komputasi awan, Anda dapat menghemat biaya lisensi dan menghilangkan biaya seperti biaya penyimpanan, pembaruan perangkat lunak dll.
Scalability: Anda dapat mengubah operasi atau penyimpanan kebutuhan memungkinkan fleksibilitas yang sesuai dengan situasi dan skalabilitas adalah fitur built-in dari penyebaran awan. Contoh awan dikerahkan secara otomatis hanya bila diperlukan.
Backup dan Recovery: Ini jauh lebih mudah untuk backup dan pemulihan data pada perangkat fisik. Ini menyediakan cadangan atau pemulihan solusi yang fleksibel dan dapat diandalkan.
Penyimpanan terbatas: Anda dapat menyimpan data di awan karena menyediakan kapasitas penyimpanan tak terbatas. Tidak perlu khawatir tentang meningkatnya ketersediaan ruang penyimpanan Anda saat ini.
Deployment mudah: Cloud computing memungkinkan untuk menyebarkan dengan cepat dalam waktu singkat yang merupakan keuntungan yang paling penting dari teknologi ini. Seluruh sistem dapat berfungsi penuh dalam beberapa menit.

Kesimpulan: Cloud computing dan virtualisasi adalah konsep penting dalam lingkungan bisnis TI saat ini. Kita telah melihat bagaimana virtualisasi lingkungan yang digunakan dalam aplikasi berbasis cloud. Masing-masing memiliki keuntungan mereka sendiri, mereka tidak bersaing pendekatan. Virtualisasi dan komputasi awan yang kedua cara untuk melakukan lebih banyak dengan sedikit dengan memaksimalkan komputasi dan infrastruktur sumber. Harap diingat bahwa mereka tidak hal yang sama.




Sabtu, 23 Maret 2019

Teknik Komputasi



#AndiYogaswara
#4IA19
#TeoriKomputasi
#PengantarKomputasiModern


Komputasi adalah salah satu cara untuk memecahkan suatu masalah dari data input dengan menggunakan suatu algoritma tertentu. Ilmu komputasi secara umum adalah bidang ilmu yang mempunyai perhatian perhatian pada penyusunan model matematika dan teknik penyelesaian numerik serta penggunaan komputer untuk menganalisis dan memecahkan masalah-masalah ilmu sains.

Teori komputasi merupakan cabang ilmu komputer dan matematika yang membahas apakah dan bagaimanakah suatu masalah dapat dipecahkan pada model komputasi, menggunakan algoritma. Bidang ini dibagi menjadi dua cabang: teori komputabilitas dan teori kompleksitas, namun kedua cabang berurusan dengan model formal komputasi.

Komputasi Modern merupakan sebuah sistem yang akan menyelesaikan masalah matematis menggunakan komputer dengan cara menyusun algoritma yang dapat dimengerti oleh komputer yang berguna untuk menyelesaikan suatu masalah. Dalam komputasi modern terdapat perhitungan dan pencarian solusi dari masalah. Perhitungan dari komputasi modern adalah akurasi, kecepatan, problem, volume dan besar kompleksitas. Komputasi modern ini pertama kalinya digagaskan oleh seorang ilmuan yang bernama John Von Neumann. Dialah orang yang pertama kali menggagaskan konsep sebuah sistem yang menerima intruksi-intruksi dan menyimpannya dalam sebuah memory. Konsep inilah yang menjadi dasar arsitektur komputer modern. John Von Neumann memberikan berbagai sumbangsihnya dengan cara meningkat karya – karyanya dalam bidang matematika, teori kuantum, game theory, fisika nuklir, dan ilmu komputer. Selain itu, Von Neumann juga merupakan seorang ilmuan yang sangat berperan penting dalam pembuatan bom atom di Los Alamos pada Perang Dunia II silam. Dan berkat kepiawaian Neumann di bidang teori game inilah ia bisa melahirkan konsep automata, teknologi bom atom dan komputasi modern yang akhirnya melahirkan sebuah computer.


Implementasi komputasi.

  • Mobile computing


           Mobile computing atau komputasi bergerak memiliki beberapa penjelasan, salah satunya komputasi bergerak merupakan kemajuan teknologi komputer sehingga dapat berkomunikasi menggunakan jaringan tanpa menggunakan kabel dan mudah dibawa atau berpindah tempat, tetapi berbeda dengan komputasi nirkabel. Dan berdasarkan penjelasan tersebut, untuk kemajuan teknologi ke arah yang lebih dinamis membutuhkan perubahan dari sisi manusia maupun alat.


Contoh Mobile Computing :


Setelah kita mengetahui mengapa kita membutuhkan mobile computing, kita bisa menyebutkan mobile applications yang sudah ada saat ini. Diantaranya adalah


- Kendaraan (untuk pemantauan dan koordinasi, GPS)


- Peralatan Emergensi (akses kedunia luar)


- Akses web dalam keadaan bergerak


- Location aware services


- Information services


- Disconnected operations (mobile agents)


- Entertaintment (network game groups)
  • Grid computing


Komputasi grid menggunakan komputer yang terpisah oleh geografis, didistibusikan dan terhubung oleh jaringan untuk menyelasaikan masalah komputasi skala besar.


Ada beberapa daftar yang dapat dugunakan untuk mengenali sistem komputasi grid, adalah :


· Sistem untuk koordinat sumber daya komputasi tidak dibawah kendali pusat.


· Sistem menggunakan standard dan protocol yang terbuka.


· Sistem mencoba mencapai kualitas pelayanan yang canggih, yang lebih baik diatas kualitas komponen individu pelayanan komputasi grid.


Contoh Grid Computing :


- Scientific Simulation: Komputasi grid diimplementasikan di bidang fisika, kimia, dan biologi untuk melakukan simulasi terhadap proses yang kompleks.


- Medical Images: Penggunaan data grid dan komputasi grid untuk menyimpan medical-image. Contohnya adalah eDiaMoND project.


- Computer-Aided Drug Discovery (CADD): Komputasi grid digunakan untuk membantu penemuan obat. Salah satu contohnya adalah: Molecular Modeling Laboratory (MML) di University of North Carolina (UNC).


- Big Science: Data grid dan komputasi grid digunakan untuk membantu proyek laboratorium yang disponsorioleh pemerintah Contohnya terdapat di DEISA.


- e-Learning: Komputasi grid membantu membangun infrastruktur untuk memenuhi kebutuhan dalam pertukaran informasi dibidang pendidikan. Contohnya adalah AccessGrid


- Visualization: Komputasi grid digunakan untuk membantu proses visualisasi perhitungan yang rumit.


- Microprocessor design: komputasi grid membantu untuk mengurangi microprocessor design cycle dan memudahkan design center untuk membagikan resource lebih efisien. Contohnya ada diMicroprocessor Design Group at IBM Austin
  • Cloud computing


Komputasi cloud atau disebut juga komputasi awan merupakan gaya komputasi yang terukur dinamis dan sumber daya virtual yang sering menyediakan layanan melalui internet.


Komputasi cloud menggambarkan pelengkap baru, konsumsi dan layanan IT berbasis model dalam internet, dan biasanya melibatkan ketentuan dari keterukuran dinamis dan sumber daya virtual yang sering menyediakan layanan melalui internet.


Contoh Cloud Computing:


- Email


- Data storage online


- Are you a collaborator?










http://id.wikipedia.org/wiki/Komputasi
http://id.wikipedia.org/wiki/Teori_komputasi
http://digilib.its.ac.id/ITS-Undergraduate-51001140005720/32808
http://journal.ipb.ac.id/index.php/statistika

Rabu, 16 Januari 2019

Jaringan Komputer Lanjut


UNIVERSITAS GUNDARMA
FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI
Mata Kuliah :

Jaringan Komputer Lanjut

Tugas : Membangun Sebuah Server VoIP.

Oleh :
Text Box: Nama :
Andi Yogaswara  (50415688)
Dian Pramesti   (51415848)
Khalidsyah K.P   (5341572)
Yudha S.G   (57415313)
4IA19
Jurusan:
 Teknik Informatika
Dosen:
 Bapak Muhammad Achsan Isa al Anshor
 

Nama                   : Yudha Satria Gunawan
NPM                    : 57415313
Kelas                    : 3IA19
Jurusan                : Teknik Informatika
Program Studi      : Softskill
Dosen                            : Bapak Yudi Irawan Chandra
                   





BAB I
PENDAHULUAN

1.1      Latar Belakang


Teknologi merupakan segala macam sarana yang menyediakan barang yang diperlukan untuk kenyamanan dan kelanjutan hidup manusia.Teknologi akan selalu berkembang seiring dengan rasa ketidak puasan manusia dalam menjalani hidupnya. Teknologi informasi dan komunikasi merupakan salah satu yang berkembang dengan pesat. Hal ini tidak lain karena dukungan jaringan internet yang sudah banyak tersedia dimana-mana.
Komunikasi sudah menjadi sebuah kebutuhan mutlak pada saat ini. Sarana komunikasi yang baik dibutuhkan untuk mendukung terciptanya komunikasi tersebut. Salah satu penyedia layanan komunikasi yang umum digunakan adalah Public Switched Telephone Network (PSTN). Salah satu teknologi yang dapat menjadi alternatif untuk kebutuhan komunikasi adalah Voice Over Internet Protocol (VoIP).
VoIP merupakan teknologi yang dapat melakukan panggilan suara, video dan data melalui jaringan internet. Teknologi ini dapat diterapkan untuk memanfaatkan jaringan internet yang ada selain hanya untuk sekedar mentransmisikan sinyal suara dengan mengubahnya ke dalam bentuk digital, dan dikelompokkan menjadi paket-paket data yang dikirim dengan menggunakan platform IP (Internet Protokol). Tekonologi VoIP ini tumbuh dengan cepat dan populer karena dapat membuat biaya panggilan telepon menjadi lebih murah bila dibanding dengan menggunakan jaringan PSTN. Tetapi dalam pengembangannya, VoIP mengalami kendala untuk membuat kualitas VoIP setara dengan PSTN.  [1]
Semakin besarnya pengguna layanan VoIP, menuntut sebuah server yang memiliki spesifikasi sumber daya yang cukup tinggi. Karena, selain faktor bandwith, dalam sistem VoIP performa server sangat berpengaruh pada kualitas service VoIP yang dihasilkan. Semakin besarnya spesifikasi sebuah server VoIP, maka semakin bagus pula kualitas layanan yang dihasilkan. Parameter kualitas layanan VoIP, dapat diukur dari delay, jitter, packet loss, dan mos yang terjadi pada saat server VoIP digunakan.
Berdasarkan permasalahan tersebut, maka pada penulisan ini akan Membuat Sebuah Sever VoIP, sebagai solusi untuk meningkatkan QoS (Quality of Services) dari sebuah layanan VoIP dengan server tunggal. Setelah itu, akan dilakukan perbandingan terhadap QoS (Quality of Services) yang dihasilkan.

1.2       Rumusan Masalah


Adapun rumusan masalah dari latar belakang diatas dapat disimpulkan beberapa, pokok permasalahan yaitu :
1.      Bagaimana spesifikasi kebutuhan perangkat keras yang digunakan untuk membangun server VoIP, agar mampu menangani banyak panggilan.
2.      Bagaimana pengaruh performa server terhadap QoS (Quality of Service) yang dihasilkan dari sebuah layanan VoIP.

1.3       Batasan Masalah


Batasan masalah digunakan agar penelitian dalam penulisan ini menjadi lebih fokus dan terarah. Berikut adalah batasan masalah yang ada pada pembuatan penulisan ini.
1.      Aplikasi server VoIP yang digunakan adalah Asterisk.
2.      Sistem operasi yang digunakan untuk server adalah Linux Debian 6.
3.      Aplikasi untuk menghubungkan perangkat server dengan client yaitu Virtual Box.
4.      Sistem operasi yang digunakan untuk client yaitu adalah Windows 7.
5.      Softphone yang digunakan adalah X-Lite versi 3.
1.4       Tujuan Penulisan
Tujuan yang ingin dicapai dalam pembuatan penulisan ini adalah.
1.      Membangun server VoIP berbasis wireless dengan menggabungkan beberapa komputer dengan spesifikasi yang rendah.
2.      Meningkatkan performa server VoIP tunggal dengan wireless, untuk meningkatkan QoS (Quality of services) yang dihasilkan layanan VoIP.
3.      Menghubungkan perangkat komputer dengan perangkat komputer agar dapat berkomunikasi satu sama lain di jaringan VoIP.
1.5       Metode Penelitian
Dalam penyusunan penulisan ini, penulis menggunakan metode studi pustaka. Pada metode ini penulis mempelajari buku-buku yang berhubungan dengan VoIP dan referensi-referensi yang diperlukan untuk menyelesaikan penulisan ilmiah ini.
1.6       Perencanaan dan Analisis
            Tahap awal yang dilakukan oleh penulis adalah merencanakan konsep dasar dan protoype dari aplikasi serta menganalisis hal-hal yang dibutuhkan dalam pembuatan aplikasi menggunakan Cisco Packet Tracer.
1.6.1    Perancangan Umum
            Dalam tahap ini, penulis akan melakukan perancangan tampilan dari VoIP yang akan dibuat. Dalam merancang program ini, penulis menggunakan flowchart untuk menggambarkan alur dari panggilan VoIP untuk mempermudah dalam pembuatan VoIP.
1.6.2    Implementasi
            Penulis mengimplementasikan hasil rancangan ke dalam sistem operasi debian sebagai server dan windows 7 sebagai client, sedangkan software yang digunakan untuk server adalah asterisk dan untuk client yaitu Softphone X-Lite.
1.6.3    Uji Coba
            Tahap ini adalah tahap akhir dari pembuatan VoIP yaitu dengan mencoba jaringan VoIP yang telah dibuat pada beberapa sampel client bersistem operasi Windows 7.
1.7       Sistematika Penulisan
Adapun sistematika dari penulisan ini adalah :
1.      BAB I : PENDAHULUAN, yaitu berisi Latar Belakang Masalah, Batasan Masalah, Tujuan Penulisan, Metode Penulisan, dan Sitematika Penulisan.
2.      BAB II : LANDASAN TEORI, yaitu berisi tentang Landasan teori untuk menunjang penyelesaian masalah dalam penulisan ini. Landasan teori yang diberikan meliputi: Teori dasar VoIP, Pengenalan IP Address, Jaringan Komputer, software-software VoIP, bagian-bagian server VoIP.
3.      BAB III : METODE PENELITIAN, yaitu berisi tentang cara penginstalan perangkat lunak, software penunjang VoIP, cara menggunakan program VoIP pada Softphone X-Lite.
4.      BAB IV : PEMBAHASAN, yaitu berisi tentang Membahas prinsip kerja aplikasi, menjalankan aplikasi, konfigurasi dan hasil program yang telah dikerjakan serta analisa dari sistem yang sudah dibuat tentang prinsip kerja VoIP.
5.      BAB V : PENUTUP, yaitu berisi tentang kesimpulan dan saran untuk keperluan penerapan maupun penulisan selanjutnya.

















BAB II
LANDASAN TEORI
2.1         VoIP (Voice Over Internet Protocol)
Voice Over Internet Protocol atau VoIP adalah teknologi yang memungkinkan percakapan suara jarak jauh melalui media internet. Data suara diubah menjadi kode digital dan dialirkan melalui jaringan yang mengirimkan paket-paket data, dan bukan lewat sirkuit analog telepon biasa. Definisi VoIP adalah suara yang dikirim melalui protokol internet (IP). Pada jaringan suara konvesional pesawat telepon langsung terhubung dengan PABX (Privat Automated Branch exchange) atau jika milik TELKOM terhubung langsung dengan STO (Sentral telepon Otomat) terdekat.
Dalam STO ini ada daftar nomor-nomor telepon yang disusun secara bertingkat sesuai dengan daerah cakupannya. Jika dari pesawat telepon tersebut mau menghubungi rekan yang lain maka tuts pesawat telepon yang ditekan akan menginformasikan lokasi yang dituju melalui nada-nada DTMF, kemudian jaringan akan cara otomatis menghubungkan kedua titik tersebut.
Bentuk paling sederhana dalam sistem VoIP adalah dua buah komputer terhubung dengan internet. Syarat-syarat dasar untuk mengadakan koneksi VoIP adalah komputer yang terhubung ke internet, mempunyai kartu suara yang dihubungkan dengan speaker dan mikropon. Dengan dukungan perangkat lunak khusus, kedua pemakai komputer bisa saling terhubung dalam koneksi VoIP satu sama lain.[1]
Untuk membuat sistem VoIP, ada beberapa variasi penyambungan. Ada koneksi dari komputer ke komputer dengan berbekal sound card dan head-set melalui jaringan LAN maupun internet merupakan solusi paling murah tetapi cukup merepotkan, karena kedua sisi harus memiliki komputer dan perangkat lunak (Softphone) yang sama. Ada juga melalui komunikasi suara dari komputer ke pesawat telepon IP (IP Phone) maupun pesawat telepon biasa yang menggunakan gateway.[2]
2.2        Sejarah VoIP ( Voice Over Internet Protocol)
Sejarah Perkembangan teknologi VoIP dimulai dari penemuan telepon pada tahun 1876 oleh Alexander Graham Bell. Kemudian dikembangkan lagi teknologi PSTN ( Public Switched Telephone Network ) yang sudah berkembang sampai sekarang. Beberapa tahun kemudian mulai berkembang teknologi yang baru. Pembuatan Personal Computer (PC) secara massal, system komunikasi telepon selular dan terakhir system berdasarkan jaringan internet yang memberikan layanan e-mail, Chat dan lain-lain.
Teknologi VoIP diperkenalkan setelah internet mulai berkembang sekitar tahun 1995. Pada mulanya kemampuan mengirimkan suara melalui internet hanya merupakan eksperimen dari beberapa orang atau perusahaan kecil. Ini dimulai dengan perusahaan seperti Vocaltech dan kemudian pada akhirnya diikuti oleh
Microsoft dengan program Netmeeting-nya. Pada saat itu jaringan komputer internet masih sangat lambat. Di rumah-rumah (khususnya di Amerika) masih digunakan dial-up dengan kecepatan 36,6 Kbyte. Backbone Internet pun masih kecil. Aplikasi yang bersifat menghabiskan bandwidth, seperti misalnya suara atau video, masih sangat terbatas penggunaannya di pusat penelitian yang memiliki bandwidth besar.
Untuk di Indonesia komunitas pengguna atau pengembang VoIP di masyarakat, berkembang di tahun 2000. Komunitas awal pengguna atau pengembang VoIP adalah “VoIP Merdeka” yang dicetuskan oleh pakar internet Indonesia, Onno W. Purbo. Teknologi yang digunakan adalah H.323 yang merupakan teknologi awal VoIP. Sentral VoIP Merdeka di 4 hosting di Indonesia Internet Exchange (IIX) atas dukungan beberapa ISP dan Asossiasi Penyelenggara Jaringan Internet (APJII). Di tahun 2005, Anton Raharja dan tim dari ICT Center Jakarta mulai mengembangkan VoIP jenis baru berbasis Session Initiation Protocol (SIP). Teknologi SIP merupakan teknologi pengganti H.323 yang sulit menembus proxy server. Di tahun 2006, infrastruktur VoIP SIP di kenal sebagai VoIP Rakyat.[1]
2.3        Parameter Quality of Services (QOS)
Sebagai jaringan yang didesain sejak awal sebagian jaringan komunikasi data, jaringan internet mempunyai karakteristik yang berbeda dibandingkan dengan jaringan telpon. Data mengalir di internet memperebutkan bandwidth yang ada. Kecepatan sampainya data tergantung pada banyak dan besar paket data diperlakukan dengan perlakukan yang sama. Kondisi jaringan yang seperti ini berbeda dengan jaringan telepon biasa, dimana satu kanal hanya dikhususkan untuk satu pembicara telepon. Tidak terdapat perebutan bandwidth disana, akibatnya, kualitas suarapun terjaga.
QOS adalah suatu hasil kolektif dari berbagai parameter performansi yang dapat menjadi patokan untuk menentukan tingkat kepuasan user terhadap suatu layanan yang dipakai. Umumnya QOS dikaji dalam kerangka peningkatan dan pengoptimalan kapasitas suatu jaringan untuk melakukan layanan tertentu. Parameter-parameter yang dipakai untuk pengukuran QOS yaitu delay/lantency, delay variation serta packet loss.
2.3.1        Delay / Latency
Delay merupakan waktu antara inisiasi suatu transaksi oleh suatu pengirim sampai ada respon pertama yang diterima oleh pengirim tersebut. Selain itu merupakan waktu yang diperlukan untuk memindahkan paket dari sumber ke tujuan melalui jalur yang sudah ditentukan. Percakapan interaktif menjadi terganggu ketika delay melebihi 100-150 ms, ketika melebihi 200 ms pemakai akan menemui gangguan dan menyatakan bahwa kualitas suara itu sangat lemah. Untuk menyediakan kualitas suara yang tinggi, jaringan IP Telephony harus mampu menjamin latency yang rendah. ITU-T G.114 merekomendasikan batas maksimum yang diterima dalam perjalanan paket adalah 300 ms antara kedua gateway IP Telephony (150 ms delay per jalur).
Ada banyak komponen dari delay dalam sebuah jaringan yang perlu dipahami, termasuk di dalamnya adalah packetization delay, queuing delay dan propagation delay.
a.       Packetization delay adalah jumlah waktu yang diperlukan untuk mengambil codec yang digunakan untuk melengkapi konversi dari analog ke digital. IP Telephony selalu menciptakan beberapa ukuran delay, ketika algoritma yang mennspesifisikan “listen” atau contoh dari suara yang dispesifikasi dalam periode waktu tertentu, diikuti oleh packetization.
b.      Propagation delay adalah waktu yang diperlukan untuk mengambil informasi melewati sebuah kabel copper, fiber atau jalur wireless. Delay ini juga merupakan sebuah fungsi dari kecepatan cahaya, konstanta yang universal dan kecepatan pensinyalan dari media fisik. Sebagai contoh jika sebuah panggilan sudah melalui sebuah node transit maka delay diperkenalkan.
c.       Queuing delay dibebankan kepada suatu paket pada titik congestion (lalu lintas pada jaringan melebihi kapasitas) ketika menantikan putarannya untuk diproses sementara paket yang lain yang dikirim sebuah switch atau kabel. Sebagai contoh, ATM yang dikurangi queuing delay-nya dengan membagi paket ke dalam bagian kecil, membungkus mereka ke dalam sebuah sel, lalu meletakkan mereka ke dalam sebuah prioritas antrian yang absolut. Karena sel-sel tersebut kecil maka prioritas queue yang terbesar dapat dilayani lebih sering, mengurangi waktu tunggu untuk paket dalam sebuah antrian ke dalam level yang deterministic. Bagaimanapun juga pada kecepatan gigabit, waktu tunggu untuk lalu lintas yang mempunyai prioritas tinggi sangat kecil sekali bahkan dibagai kondisi yang terburuk dalam kaitannya dengan kecepatan link dan daya proses yang tersedia.
Gambar 2.5 Rumus Delay
2.3.2        Delay Variation (Jitter dan Wander)
Delay variation adalah perbedaan pada penundaan yang diperlihatkan oleh paket berbeda yang menjadi bagian dari arus lalu lintas yang sama. Frekuensi tinggi pada delay variation dikenal sebagai jitter, sedangkan frekuensi rendah pada delay variation disebut wander. Jitter disebabkan terutama oleh perbedaan dalam antrian waktu menunggu untuk paket yang berurutan di dalam suatu arus. Jenis lalu lintas tertentu terutama real-time lalu lintas seperti suara adalah sangat tidak toleran dalam jitter. Perbedaan waktu tiba paket menyebabkan choppiness di dalam suara. Jitter berlebihan dapat diatasi dengan penyangga, tetapi dapat menyebabkan permasalahan lain, seperti peristiwa “walkie-talkie” yang disebabkan ketika dua sisi suatu percakapan mempunyai latency. Jitter harus kurang dari 60 ms (60 ms = rata-rata mutu, 20 ms = mutu bea).
2.3.3        Packet Loss
Kerugian akibat kesalahan bit maupun paket yang hilang mempunyai suatu dampak lebih besar atas jasa IP Telephony atau VoIP dibanding pada data. Selama suatu transmisi suara, hilangnya berbagai bit atau paket suatu arus boleh menyebabkan suatu letusan dapat didengar yang akan menjadi mengganggu kepada pemakai. Di dalam suatu transmisi data, hilangnya bit tunggal atau berbagai paket informasi hampir tidak pernah dicatat oleh para pemakai. Di dalam kontras, selama suatu siaran video, paket berurutan yang hilang dapat menyebabkan suatu glitch sesaat pada layar, tetapi video kemudian berproses sama dengan dulu.
Bagaimanapun jika paket hilang menjadi mewabah, kemudian mutu dari semua transmisi menurunkan pangkat. Tingkat kerugian paket harus kurang dari 5% untuk mutu minimum dan kurang dari 1% untuk mutu bea. Hal yang dapat mempengaruhi packet loss ratio adalah penentuan ambang batas delay dan drop probability pada algoritma penjadwalan.


Gambar 2.6 Rumus Packet Loss

2.4       Sinyal Informasi

Data adalah suatu jenis informasi yang disimpan atau didapatkan kembali pada sebuah komputer. Oleh karena itu, jaringan mentransfer data dari satu komputer ke komputer yang lain. Data tersebut dapat berupa pesan e-mail, file, web page, video, musik dan lain sebagainya.
Sistem komunikasi jaringan pada komputer melambangkan data dengan menggunakan kode-kode yang diwakili secara efisien alat-alat elektronik dan gelombang radio. Sinyal tersebut membawa informasi melalui sistem dari satu titik ke titik yang lain. Sinyal tersebut dapat berupa sinyal digital atau analog.[9]
2.4.1    Sinyal Digital
Sinyal pada komputer memiliki irama amplitudo yang berubah dari waktu ke waktu. Sinyal digital pada gambar 2.7 biasanya berupa bilangan biner (dua digit), sehingga disebut dengan rangkaian digit biner (bit) atau data biner. Untaian digital dalam komputer dengan mudah menyimpan dan mengolah sinyal-sinyal digital tersebut ke dalam bentuk biner.
Gambar 2.7 Sinyal Digital Ideal pada komputer
Bilangan biner merupakan sebuah sistem yang hanya menggunakan 0 dan 1 untuk merepresentasikan angka-angka. Konversi dari sistem bilangan desimal ke bilangan biner mudah dijalankan tinggal menyimpan bilangan biner tersebut.
Salah satu kelebihan sinyal digital adalah lebih mudah diperbaiki. Saat sinyal merambat melalui medium udara, sinyal tersebut dapat berbenturan dengan suara atau gelombang yang dapat merubah sinyal. Untuk mengatasi memperbaiki sinyal tersebut, maka untaian digital dapat mendeteksi jika ada denyut dalam periode waktu tertentu dan membuat denyut baru yang sama dengan denyut digital yang dikirim sebelumnya. Sinyal digital dapat menjangkau jarak jauh melalui periodik repeater sambil melindungi integritas informasi. Berikut ini hal-hal yang menetapkan karakteristik penting pada sinyal digital:
  1. Kecepatan Data
Kecepatan data menyesuaikan dengan kecepatan yang ditransfer sinyal digital. Karena itu kecepatan data pada sinyal digital memberikan beberapa informasi mengenai lamanya pengiriman data dari satu titik ke titik yang lain dan mengidentifikasi jumlah bandwidth yang harus disuplai medium untuk mendukung sinyal secara efektif. Kecepatan data dari sinyal sama dengan waktu tempuh jumlah total bit yang ditransmisikan. Ukuran untuk kecepatan bit adalah bits per second (bps).
  1. Throughput
Throughput sama dengan kecepatan data, akan tetapi kalkulasi throughput mengabaikan bit-bit yang berhubungan dengan overhead pada protokol komunikasi. Tidak ada standar untuk merepresentasikan throughput, kecuali jika memasukkan informasi aktual yang dikirim menyebrangi jaringan. Karena itu, throughput memberikan solusi yang akurat untuk merepresentasikan performa dan efisiensi jaringan yang sebenarnya.
2.4.1    Sinyal Analog
Sinyal analog seperti ditunjukkan gambar 2.8, merupakan salah satu amplitudo sinyal yang berubah secara terus-menerus dari waktu ke waktu.
Gambar 2.8 Sinyal Analog Membawa Informasi Melalui Medium Udara
Pada permulaan komunikasi elektronik, sebagian besar komunikasi elektronik mengolah sinyal dalam bentuk analog karena input informasinya berasal dari manusia. Sinyal analog memiliki amplitudo, voltase, energi, dan frekuensi.




BAB III
PEMBAHASAN DAN PERANCANGAN
3.1        Perancangan Jaringan VoIP
VoIP dapat ditempatkan pada berbagai topologi jaringan, untuk merancang sebuah topologi yang tepat pada jaringan VoIP terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain: lokasi, jarak, dan biaya. Semua kemungkinan yang akan terjadi haruslah difikirkan oleh admin jaringan tersebut untuk mendapatkan hasil yang optimal.
Dalam perancangan jaringan VoIP sederhana, penulis menggunakan topologi vlan dengan menggunakan tiga buah perangkat keras (hardware), dimana satu unit laptop difungsikan sebagai server yang menggunakan asterisk, lalu satu perangkat handphone sebagai client dan sebuah jaringan wireless (modem).
3.2        Flowchart Jaringan VoIP
Untuk mempermudah penjelasan dari proses call, flowchart pada gambar dibawah menjelaskan bagaimana langkah-langkah untuk menghubungi user yang lain.
Gambar 3.1 :Flowchart Proses Call
Pertama-tama tentukan dahulu protokol apa yang akan digunakan, di sini menggunakan protokol SIP. Bila memilih SIP maka menggunakan softphone X-Lite. Kemudian adalah pengisian account pada masing-masing softphone, jika sesuai dengan database pada server VoIP maka user tersebut telah berhasil melakukan registrasi, sebaliknya jika salah maka akan timbul peringatan error pada layar softphone dan user tersebut harus melakukan pengisian account kembali sampai data tersebut sesuai dengan data yang ada pada server VoIP.
Setelah berhasil melakukan registrasi maka softphone siap untuk digunakan untuk menghubungi user lainnya. Implement merupakan tahap dimana hasil analisa dan perencaan yang telah dibuat diterapkan, tahapan ini meliputi instalasi, konfigurasi terhadap rancangan topologi yang sudah di buat. Setelah itu memasuki tahapanOperate dimana dalam tahapan ini dilakukan pengujian sesuai dengan parameter.
3.3        Instalasi, Konfigurasi Server dan Client Jaringan VoIP
Implementasi sederhana yang dapat dilakukan dari aplikasi VoIP adalah melakukan komunikasi antar komputer menggunakan softphone dan headset yang dilengkapi dengan mikrofon dan speaker.
  1. Langkah selanjutnya adalah konfigurasi asterisk pada debian, yaitu kita akan menambahkan user/account dari server voip yang kita gunakan. Untuk melakukan konfigurasi dan menambahkan account ketikan perintah nano /etc/asterisk/sip.conf.
Gambar 3.25 :Konfigurasi Asterisk
  1. Kemudian kita akan menambahkan extension dari user/account yang sudah kita buat. Untuk menambahkan extension lakukan konfigurasi pada file nano /etc/asterisk/extension.conf.
Gambar 3.26 :Konfigurasi Exten di Asterisk
  1. Setelah melakukan konfigurasi langkah terakhir yaitu melakukan restart pada packet yang kita konfigurasi, agar konfigurasi yang kita lakukan terupdate/sukses. Untuk melakukan restart packet asterisk ketikan perintah service asterisk restart.
Gambar 3.27 :Restart Asterisk
3.3.1        Konfigurasi Asterisk Pada Debian (Client)
1        Setelah selesai download, jalankan software X-Lite tersebut dari folder download computer. X-Lite akan install secara otomatis Microsoft .Net Framework terlebih dahulu.
https://help.briker.org/v/2.0/id/contoh_konfigurasi/xlite-yealinkt20p/xlite-1.png
Gambar 3.28: Install NetFrameWork X-Lite
2        Setelah selesai install .Net Framework, maka akan muncul otomatis menu install X-Lite, tekan tombol Next untuk proses installasi.
https://help.briker.org/v/2.0/id/contoh_konfigurasi/xlite-yealinkt20p/xlite-2.png
Gambar 3.29 :Install X-Lite
3        Proses installasi tidak rumit, cukup ikuti perintah, sampai muncul menu berikut, lalu tekan tombol Finish.
https://help.briker.org/v/2.0/id/contoh_konfigurasi/xlite-yealinkt20p/xlite-3.png
Gambar 3.30 : Install X-Lite Selesai
4        Konfigurasi X-Lite, pada tahap ini akan dilanjutkan bagaimana cara untuk melakukan konfigurasi X-Lite yang telah terinstall pada komputer. Buka program X-Lite, setelah itu tekan tombol Account Setting. Isi konfigurasi User SIP Extensions seperti berikut , setelah itu tekan tombol OK
 
Gambar 3.31 :Konfgurasi X-Lite Client

Keterangan :
·         Account name : SIP Extension yang dibuat.
·         User ID : Sama Seperti Account name, digunakan untuk Registration.
·         Domain : Alamat IP Address.
·         Password : Secret SIP Extension yang dibuat.
·         Display name : Sama seperti Account name
·         Authorization name : Sama Seperti Account name
5        Apabila registration berhasil maka akan muncul keterangan “Account enabled". The Phone is ready” dan X-Lite dapat digunakan untuk melakukan panggilan.
https://help.briker.org/v/2.0/id/contoh_konfigurasi/xlite-yealinkt20p/xlite-6.png
Gambar 3.32 :X-Lite Siap Digunakan




BAB IV
KESIMPULAN DAN SARAN
4.1        Kesimpulan
Dari pembahasan diatas dapat disimpulkan bahwa VoIP adalah Protocol Teknologi yang menjadikan media internet untuk bisa melakukan komunikasi suara jarak jauh secara langsung. Kualitas suara VoIP dipengaruhi oleh beberapa parameter yaitu kapasitas bandwidth, tingkat hilang paket dan waktu tunda yang terjadi di dalam jaringan.
Kapasitas bandwidth adalah ketersediaan sumber daya jaringan dalam bentuk lebar pita yang digunakan untuk mentransmisikan data paket. Tingkat hilang paket adalah parameter yang menyatakan besarnya laju kesalahan yang terjadi sepanjang jalur pengiriman data paket dari pengirim ke penerima. Waktu tunda adalah parameter yang menyatakan rentang waktu yang diperlukan untuk mengirimkan paket dari pengirim ke penerima.
4.2           Saran
Dengan segala potensi yang ada terutama sekali biaya yang relatif murah untuk percakapan jarak jauh, VoIP sangat berpotensi dikembangkan. Paradigma bahwa PSTN adalah inti dari jaringan suara harus dirubah bahwa telepon analog biasa adalah bagian dari IP Telephony, yang mengakibatkan perkembangan IPTelePhony akan jauh berkembang dengan pesat dibandingkan telepon analog biasa. Penggabungan jaringan tanpa dikoordinasi dengan baik akan menimbulkan kekacauan dalam sistem penomoran

DAFTAR PUSTAKA
[1]  Purbo, Onno W.2007.Cikal Bakal “Telkom Rakyat” (Panduan Lengkap Seting VoIP).
[2]  Hidayat.2009.Teknologi  Voice over  Internet  Protocol  (VoIP) di  Indonesia.Palembang: Fakultas Ilmu Komputer Universitas Sriwijaya.
[3]  Lusiana, Wiwin.2009.Membangun Server VoIP Berbasis Asterisk dengan Sistem Operasi Ubuntu 9.04. Surakarta: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Sebelas Maret Surakarta.